Akhir cerita

Sedih, berat ketika kita mendengar kata perpisahan. Sejak mengenalmu bulan Mei 2007 tahun lalu, kau sudah menjadi sahabat dekatku. Tempatku berbagi cerita, berkeluh kesah, berbagi ide yang kadang tolol tapi kau tetap saja setia mendengarkannya.

Banyak cerita ketika melihatmu down, ketika melihatmu berganti wajah, dan ketika melihat perkembanganmu hingga kini. Terlalu banyak cerita kalau ingin aku tuliskan disini.

Tidak ada pesta dengan secuil kue yang bisa kuberikan sebagai ungkapan terima kasih. Karena memang aku yang tak mampu menggantikan jasamu.

Sampai jumpa sahabatku, kelak jika dikau kangen, kau bisa temui aku disana. Pesanku simpan baik-baik semua keluh kesah yang memang tidak harus terpublikasi yang ada padamu.

Salam,

33 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s