Warung HOROR

Akitifitas makan terasa begitu enak ketika kita berada ditempat yang nyaman, bersih dan suasana mendukung. Tentu saja menu makanan yang murah atau mahal belum jaminan terasa enak di lidah.

Pernah liat atau denger cerita penjual bakso yang mangkal di pinggir jalan kemudian didatangi pembeli yang ternyata adalah sundel bolong/kuntilanak? Itu sih adanya cuma di pilem.

Ada tetangga saya yang pernah diajak pergi melalanglang buana dara -tentu saja dunia lain- bersama dua sosok misterius tinggi dan berpawakan hitam disaat hari menjelang maghrib. Dari dia, saya dapet cerita bahwa dia ditawari makan tetapi setelah diamati hanyalah sepiring nasi -yang berisi pasir- dengan bakmie -yang katanya cacing hidup- di atasnya dan ia pun tak mau memakannya (true story).

Tapi lain halnya ketika yang terjadi adalah suasana makan terusik karena penjual ternyata adalah keturunan “DHEMIT” (sebangsa makhluk halus) atau koleganya? Tentu hal ini akan membuat bulu kuduk berdiri dan segera kita tinggalkan warung itu. Kecuali bagi yang sengaja mencari wangsit, sekedar tanya lotre besok pagi yang keluar berapa atau datang dengan kondisi perut benar-benar lapar.

Untung warungnya buka siang, kalo pas malam hari apa ndak tambah semegrik? Kalau sampean tertarik untuk njajal masakannya silakan cari alamat “jalan raya jatinom klaten”, jalur ini merupakan jalur alternatif Boyolali – Klaten. Saya sih cukup numpang lewat saja.

“Mbah dhemit” mungkin hanyalah julukan atau nama panggilan akrab seseorang, bukan makhluk halus beneran tentunya.

37 comments

  1. dhemit kok berani munculnya cuman siang2 aja ya
    harusnya dia cuman berani nongol malem2 aja

    *ikut2 an nazieb
    tapi saya nyari bakso nya suster ngesot .. sekalian minta suntik😀

    mungkin dhemit-nya masih nyubi, apalagi ini baru buyutnya belum dhemitnya😆

  2. walah, kayak ndak ada nama lain ajah. bener2 bikin calon pelanggannya mikir2:mrgreen: BTW, warung itu di jatinom klaten? mas annots sering lewat di situ? *halah*

    untung ini bukan jalur utama saya, kalo iya hmmm komat-kamit plus gemeter badan ini😀

  3. Ada lagi lho bozz…
    kalo ga salah selain disitu, yang saya tau malah yang deket pasar,
    pasar di jalan by pass itu apa ya…
    terus di sekitar pabrik gula gondang juga…
    rasanya memang mak nyuss

    iki emang cabang pasar srago Paman, kalo yang pabrik gula, saya belum liat🙂

  4. mungkin membuat lebih cepat masaknya nots,..kalau yang masak demit..jadi nggak perlu nunggu 2 jam buat masak mie he he

    mas Iman, kejadian malam sabtu ndak usah dimasuken dalam hati biar terkenang gimana rasanya nunggu makanan 2 jam dan habis dalam 10 menit😀

  5. yaaaaahh kirain udha nyobain makanannya mas, ternyata cuman numpang lewat to? *jgn2 mas annots takut mau mampir situ, takut diajak melanglang sarah eh buana juga*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s