Hidup Untuk Pilihan

Life is choice katanya. Tetapi pada dasarnya (kualitas) hidup ini dibangun dari hari ke hari. Takdir memang tidak bisa diubah karena itu memang sudah keputusan Yang Maha Esa, tetapi kita masih bisa mengubah nasib.

Ibarat kita berada dalam sebuah jalan bercabang yang belum pernah kita lalui. Disana ada papan petunjuk yang menunjukkan arah dan tujuan masing-masing cabang.

Ambil contoh di sekolah saya dulu ada sebuah papan petunjuk yang menurut saya kita turut menentukan nasib kehidupan bagi siapa-siapa yang pernah ada didalamnya dari papan petunjuk tersebut.

  1. Lapangan
    Tempat ini seperti pisau bermata dua. Dari segi positif lapangan adalah pusat kebugaran, dimana kita bisa berolahraga dan sekedar menyalurkan hobby. Tapi dari segi negatifnya dari lapangan ini pernah terjadi gontok-gontokan karena ada yang kalah dalam pertandingan sepakbola.
  2. UKS
    Tempat ini pada hakikatnya menjadi puskesmas-nya sekolahan, tapi apa boleh buat ketika ada yang datang bener-bener sakit, enggan masuk ruangan karena dipake tempat pacaran anak-anak yang lain. Parahnya lagi, disinilah anak-anak yang parno sama guru Kimia, Matematika atau Bahasa Inggris menyelamatkan diri dengan dalih kondisi badan yang sedang tidak enak (=sakit)😀 (saya jadi inget pejabat yang mendadak sakit ketika mau diperiksa tim kejaksaan).
  3. Perpustakaan
    Sudah tidak usah diragukan lagi, tempat ini adalah tempat para cendekia muda nongkrong memperdalam ilmu kanuragannya pengetahuan mereka. Meskipun ada juga yang terpaksa datang ke perpustakaan karena ‘target’ juga sering main di perpustakaan.
  4. OSIS
    Mau belajar jadi pemimpin, manager keuangan atau diplomasi mungkin ini dapat sedikit membantu. Meskipun kadang di blacklist sama salah satu guru karena sering meninggalkan kelas itu sudah jadi risiko, tetapi tak jarang ada guru yang berpihak kepadanya.
  5. Bimbingan Konseling (dhl. BP)
    Inilah MABESPOL (Markas Besar Polisi) Sekolah. Sampean gemar:

    • adu jotos,
    • kedapatan bawa rokok atau malah ngrokok,
    • membawa hal-hal yang berbau pornografi,
    • rambut gondrong atau dicat,
    • pelanggan setia ngurus ijin terlambat dengan alasan “Transportasi”, “Bangun Kesiangan”,”Nganter ibu ke pasar” atau malah “Ikut mbantu nggali liang kubur tetangga yang meninggal”,

    disinilah tempat penyelesaian masalahnya. Jelasnya disini tidak ada jalur damai, semua harus di proses sesuai dengan hukum yang berlaku.

    Tetapi tidak selamanya yang buruk-buruk harus berurusan di ruangan ini, ada juga orang pinter pake kacamata tebal, atau cewek dengan rambut kuncir dua kalo ngurus beasiswa juga disini tempatnya. Termasuk yang ngurus beasiswa dari Yayasan Semarsuper, eh Supersemar yang dulu diketuai oleh Bapak H.M Soeharto.

  6. Showroom
    Ini bukan showroom mobil atau apa, tetapi ruang pameran. Disini sampean bisa narsis dan unjuk gigi “ini baut buatan saya lho, keren kan…”
    Jadi lebih tepatnya kalo mau pamer ya silakan mampir di ruangan ini.
  7. Masjid
    Sudah jelas, disinilah tempatnya orang kembali ke “nol”. Semua aktifitas hanya ditujukan kepada-Nya. Kalo sudah sampe sini bingung mo nulis apa, karena semua sudah jelas.

Lantas apa hubungannya dengan kehidupan kita? Ya saya yakin bahwa selama kita hidup, pilihannya ndak cuma ada 7 seperti di atas. Jelas pilihannya semakin ruwet dan njlimet. Kita harus pinter-pinter memilih mana jalan yang layak kita lalui. Salah-salah bisa terjerumus dalam aliran sesat yang sangat menyesatkan.

Terlalu banyak pilihan, membuat kita beralih pilihan untuk hidup atau hidup untuk pilihan? Ya seperti memilih Hidup untuk makan atau makan untuk hidup itu selera masing-masing.

Kalo mau maruk dan penasaran, saya sarankan cobalah semuanya. Layak untuk dipertimbangkan dan dipikirkan kembali kata-kata yang pernah muncul di iklan minyak kayu putih “buat anak hidup kok coba-coba“. Tetapi sekali lagi bahwa Takdir itu kehendak Yang Maha Kuasa, kita hanya sak dermo nglakoni (sekedar melaksanakan–jawa) apa yang sudah menjadi skenario-Nya.

P.S. : Bahwa menanggapi usulan beliau Kanjeng Sinuhun Sultan Ndoyokarto Hadiningrat yang mengusulkan “Bloger of the month” maka dengan menambahkan warna hijau dalam foto dalm tulisan ini saya awali (niatnya) mengikuti style sodara Pepeng. Mau tehe alasannya? Niatnya sih biar biar dia bawa softdrink satu truk pas acara bloger bekisar besok Minggu😀

Salam

Annots
eScoret

30 comments

  1. klo saya lurus langsung ga pake liat2 papan..
    *itu bangunan dibelakang pas kantin tuh

    ” Meskipun kadang di blacklist sama salah satu guru karena sering meninggalkan kelas”
    walaupun sampeyan ketua osis, klo ngga pernah masuk pelajaran saya ya ngga tak kasih nilai
    wkwkwkwkkwkwkw. . . . .mas annots minta tanda tangan baut proposal bla bla donks. . .

    btw, klo haus saya kadang2 suka ke meshid lho kang . .air wudhu nya seger
    hihihihihi

  2. Pacaran? dah 7 bulan saya menjomblo bang, saya dah insaf, kasihan ma bokap yang dah banting tulang, eh duitnyah malah disalahgunakan saya buat pacaran….
    mau pacaran lagi besok aja ah, lo saya dah punya duit sendiri🙂

  3. Kok gak ada Lab Internetnya (mo internetan gratis soalnya hehehe..)

    hidup emang adalah suatu pilihan,, dan pilihan itu harus bisa kita pertanggungjawabkan..

  4. loh? bukane Pepeng masih bulan Februari? eh aku kok lupa ya, siapa BOM (Blogger of the Month) Januari.. seingat saya itu Ndoro Kakung jeh..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s