Lelah

Begitu banyaknya problem yang ada di kepala saya membuat saya nyebut. Efek dari problematika kehidupan yang sudah membuat saya lelah, capek, penat. Sayang sekali lelah, capek, penat tidak bisa disembuhkan dengan pengobatan tradisional semacam kerokan.

Kalau ada yang bilang saya berubah, ya wajar saja, saya ini manusia biasa yang percaya bahwa roda kehidupan itu berputar sodara.

Biarlah saya istirahat sejenak, mencoba mengembalikan sel-sel otak yang mati tergantikan dengan yang baru.

Yang mencengangkan hanya dengan memilih-milih gambar, hasil Visual Personality versi facebook, saya disarankan untuk nyari waktu rileks. Terima kasih nisa sudah invite saya untuk nyoba tes yang satu ini.

Tentang saya versi Facebook

Intellectual
Weekends are meant for relaxing, not working. Whether it’s grabbing a drink or going out dancing, you know how to unwind.

Mungkin memang saya harus menggunakan akhir pekan benar-benar untuk istirahat, bukan malah nyari sampingan.

Berkhayal

Saya mbayangke ada di atas gunung dengan ditemani gadis semlohai tas ransel bersandar di pohon yang rindang sambil mengamati lembah sesar di sekelilingnya ketimbang saya pergi ke Bali *mau ikut KOPDAR versi PBB di Bali kali, duta Cahandong.org ya?* seperti rencana kang antobilang. Fyuuh, saya jadi inget suasana di candi ijo yang ada di atas bukit dengan pemandangan nan ekotis. Mungkin apa itu yang menjadikan Zam istikomah untuk ndoyok dan posting tentang candi?

Q: Kamu ini kenapa Nots?
A: Wis ga usah banyak tanya, gelem mijeti opo ra?
Q: Sorry no, awak balung tok ngono, atos. Eh, kalo ada anjing ngejar kamu bukan karena naksir kegantenganmu (hoeeeekkssss… *mutah*) tapi liat kamu seperti liat tulang berjalan.
A: Semprul…

18 comments

  1. @antogirang™
    Kalo cuma fotonya ndak bisa ngobati, bagemana kalo ceweknya sekalian kamu bawa pulang ke Jogja To?

    @aprikot
    Trainer ndoyok saya ga tau lagi bikin rencana jeng-jeng kemana *lirik Zam*

    @ekowanz
    bioskop pinggiran jogja? Ada? Boleh lah, aku ikut.

  2. “Sorry no, awak balung tok ngono, atos. Eh, kalo ada anjing ngejar kamu bukan karena naksir kegantenganmu (hoeeeekkssss… *mutah*) tapi liat kamu seperti liat tulang berjalan.” wah kok sampean diem aja mas di bilai gitu ma temen sampean…

  3. udahlah mas, ndak usah pusing2, dibawa tidur aja, tapi sebelumnya siapin dulu segelas cokelat hangat atau kapucino, setoples kacang bawang, beberapa bungkus top atau beng-beng atau cokelat bar. jd klo kebangun langsung ngemil, abis ngemil tidur lagi, dijamin deh, besoknya udha fresh lagi (itu kan saya ya? hihi..)

  4. @ario dipoyono
    Saia kan sudah bilang “Semprul” itu bukan diem kan?

    @Funkshit
    Fyuuuh…

    @Fa
    Kapucino? keinget bung leksa, gimana mbak yg jaga konter depan kos?

    @ardhi nugraha
    tatonya ndak permanen kok, lagian bentuknya kaya blarak (daun kelapa)

    @syafriadi
    malah ndak bisa tidur je

    @rozenesia
    Welcoma da blogosphere

    @Paman Tyo
    Saya baru tau kalo tidur juga bisa nambah kaya makan, *mangan sing akeh*

    @uthie
    pakem? ada kamar kosong pow?

    @zam
    hayukk!!

    @aji putra
    jamu tolak jelek ada ga?

    @verlita
    bekam sama gurah beda ya? *tanya mbok2 yang ada di pasar*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s