Pancasila, riwayatmu kini

Adakah yang ingat bahwa hari ini adalah 1 Oktober bertepatan dengan hari kesaktian Pancasila? Kesaktian yang dimaksud disini bukan seperti kesaktian Moh. “Zam” Bandung Bondowoso yang mencoba menyelesaikan posting 1000 candinya. Saya tidak akan membahas tentang Pancasila itu sendiri karena saya yakin semua sudah hafal dari sila ke-1 sampai ke-5 meski sering pada lupa di sila ke-4 karena mungkin terlalu panjang.

Dulu setiap awal masuk sekolah, biasanya diadakan yang namanya Penataran P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila) tentang butir-butir Pancasila yang awalnya ada 36 butir mengembang menjadi 45. Alih-alih mau mengamalkannya, menghafalkannya pun tak sanggup lagi (inget waktu SD ujian PMP tentang butir-butir P4).

Tapi sekarang bagaimana nasibnya Pancasila? Pancasila saat ini menurut saya hanya sebagai sebatas simbol, atau idiologi Parpol atau organisasi masa yang lainnya.

Mungkin terlalu jauh kalo saya memikirkannya dalam-dalam, lebih baik saya berfikir bagaimana saya bisa keluar dari status “Fakir Bandwith”, ingat sila ke-5 kawan “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” dan UUD 1945 pasal 34 ayat 1, Fakir bandwith miskin dan anak terlantar dipelihara Negara jadi ga ada salahnya untuk membantu 2,5% dari bandwith yang anda pakai untuk diperbantukan kepada kaum “Fakir Bandwith” seperti saya.

13 comments

  1. @PriyayiSae
    Itu kan pasal 34 ayat 1 yang adanya di AD/ART-nya CahAndong. Atau jangan2, sampeyan sudah jadi salah satu anggota dewan yang terhormat. Ehm, masuk fraksi apa nih?

  2. yaaa, lambangnya aje burung yang cuma bisa nengok ke kanan, gak bisa lihat depan ato kirinya, jadi gak pernah bisa adil tuh burung

    *berdoa dan berharap cemas, semoga tak ada reserse yang baca*

  3. @hedi
    Sesama fakir benwit bagaimana kalo pemilu taun depan kita buat partai fakir benwit Indonesia?

    @funkshit
    Malam itu biasa2 saja. Apalagi Ade Irma baru ada show ke luar kota.

    @nisa
    Ejekan lagi, ejekan lagi. Kapan mbantunya?

    @Finkz
    Ya 1 oktober emang hari kesaktian pancasila bukan kesaktian fakir benwit

    @deep
    …mmh

    @Ndarualqaz
    Masih mending mas bisa noleh kanan kiri, berarti posisi tidurnya dah bener😀

  4. rekan anto, selayaknya para anjing itu kita ciduk supaya tidak mengganggu jalannya operasi kita. letnan funkshit sepertinya siap melakukan pencidukan…

    saya tunggu komandonya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s